Bahasa Kiasan Dalam Bahasa Inggris, Emang Ada? Cek Yuk !!

31

Bahasa Kiasan Dalam Bahasa Inggris, Emang Ada? Cek Yuk !!

Kampung Inggris – Hello temen temen Kali ini kita akan membahas setiap jenis bahasa kiasan atau figurative words yang kita juga sering dengar sebagai majas, mari kita pelajari tentang masing-masing jenisnya dan bagaimana menggunakannya

Baca juga : 50 Ucapan Natal dan Tahun Baru Dalam Bahasa Inggris

Apa Itu Bahasa Figuratif?

Definisi bahasa kiasan, atau kiasan, adalah ketika kata-kata digunakan secara non-literal untuk mengekspresikan ide-ide tertentu atau menambahkan gaya bicara atau tulisan. Sebagian besar dari kita sangat bergantung pada bahasa kiasan dalam percakapan sehari-hari untuk menyampaikan maksud kita,

Karena kiasan seringkali berakar kuat pada bahasa tertentu, mereka tidak selalu menerjemahkan dari satu daerah ke daerah lain. Jadi sementara orang Amerika mungkin mengatakan “don’t judge a book by its cover yang jika diartikan secara langsung adalah “jangan menilai buku dari sampulnya” untuk menyatakan bahwa kita tidak boleh terlalu mengandalkan kesan pertama.

Untuk teman teman yang ingin tulisannya makin keren dan semakin kreatif juga.

Manfaat Menggunakan Bahasa Figuratif

Ada banyak alasan untuk menggunakan bahasa kiasan dalam menulis. Dilakukan dengan baik, jenis frasa ini dapat membantu Anda mencapai hal-hal seperti:

  • Ekspresi ide yang lebih jelas
  • Perbandingan yang lebih berdampak
  • Dialog yang lebih realistis
  • Konsep asing yang lebih mudah dipahami
  • Citra yang lebih hidup dan kreatif
  • Aliran kata dan ritme yang ditingkatkan

Jenis bahasa kiasan yang berbeda akan membantu teman teman mencapai hal yang berbeda dalam tulisan teman teman. Saat membiasakan diri dengan bahasa kiasan, cobalah untuk berpikir tentang bagaimana kita menggunakan berbagai kiasan dalam percakapan untuk merasakan bagaimana itu dapat diterjemahkan ke dalam teks.

Semakin kita memahami fungsi dari setiap jenis, kita akan semakin percaya diri (dan lebih produktif) saat menggunakan bahasa kiasan dalam karya tulis teman teman.

12 Jenis Bahasa Figuratif

Definisi bahasa kiasan yang luas adalah satu hal, tetapi dalam hal cara menulis bahasa kiasan, akan jauh lebih membantu untuk meliha1. kiasan tertentu dan tujuannya. Berikut adalah 12 jenis bahasa kiasan, ditambah contoh masing-masing.

1. Metafora

Sebuah metafora membuat perbandingan langsung antara dua hal untuk menunjukkan bagaimana mereka serupa. Perbandingan berfungsi sebagai cara untuk memperkuat citra yang Anda coba ciptakan dan meninggalkan kesan yang lebih bertahan lama bagi pembaca. Ini juga bisa menjadi cara untuk membuat sesuatu yang asing menjadi familiar dengan membandingkan konsep yang sulit atau asing dengan sesuatu yang mudah dipahami audiens Anda.

  • It was a rollercoaster of emotion. 
  • He’s a night owl. 
  • She has a heart of gold.

Bahasa Kiasan Dalam Bahasa Inggris, Emang Ada? Cek Yuk !!

2. Perumpamaan (simile)

Perumpamaan juga merupakan perbandingan langsung; namun, dalam hal ini, dua hal yang dibandingkan dihubungkan bersama dengan “mirip” atau “sebagai”. Penanda-penanda ini membuat hubungan yang lebih implisit tanpa perlu konteks lebih lanjut atau bentangan imajinasi.

  • The dress fits like a glove.
  • It was like watching a pot boil.
  • They were cool as a cucumber.

3. Idiom

Idiom adalah pergantian frasa yang unik untuk bahasa, budaya, atau wilayah . Dalam jenis frasa ini, makna literal dan makna kiasan berbeda, jadi jika kita bukan penutur asli atau terbiasa dengan frasa tersebut, kita mungkin tidak akan tahu apa yang sebenarnya diungkapkan.

  • It was a piece of cake. (It was easy.)
  • Don’t let the cat out of the bag. (Don’t tell this secret.)
  • Did I miss the boat? (Is it too late?)

4. Metonimi (metonymy)

Saat teman teman membuat referensi yang jelas ke suatu konsep dengan merujuknya sebagai salah satu atributnya, kita menggunakan metonymy . Ini adalah kiasan berbasis perbandingan lainnya; namun, alih-alih membuat koneksi langsung, kita cukup membiarkan satu kata atau frasa menggantikan yang lain sebagai sinonim .

  • Saying “Wall Street” to refer to the American financial industry.
  • Saying “give me a hand” to ask for help.
  • Saying “grab me a plate” to tell someone to get you some food.

5. Sinekdoke (synecdoche)

Dengan nada yang sama, sinekdoke adalah ketika kita merujuk pada sesuatu baik dengan menggunakan sebagian darinya untuk menggambarkan keseluruhannya atau menggunakan keseluruhannya untuk menggambarkan sebagian darinya.

  • I’m getting my hair cut (when you’re technically getting all of your hairs cut).
  • They bought new wheels (to refer to someone buying a new car).
  • She has an impressive green thumb (to refer to someone’s skill as a gardener).

6. Hiperbola (hyperbole)

Sebuah hiperbola adalah berlebihan yang disengaja, di mana berlebihan berfungsi untuk memperdalam makna dari apa yang Anda katakan. Pernyataan itu sendiri mungkin tidak masuk akal, tetapi absurditas inilah yang semakin menekankan poin teman teman.

  • I had to tell him a million times.
  • I’m so hungry I could eat an elephant.
  • It was so quiet you could hear a pin drop.

7. Personifikasi (personification)

Saat Anda menggunakan personifikasi dalam tulisan, Kita mengaitkan kualitas manusia dengan subjek non-manusia. Ini adalah cara yang baik untuk memperdalam kesan dan melukiskan gambaran yang lebih jelas untuk orang lain. Ini juga dapat membantu memperkenalkan emosi dan empati ke dalam sebuah adegan.

  • The moon hid behind the clouds.
  • This dish is screaming for salt.
  • My computer is being so stubborn today.

8. Asonansi (assonance)

Asonansi adalah penjajaran yang disengaja dari vokal yang terdengar serupa. Ini seperti sajak atau Rima karena menciptakan semacam gema di seluruh kalimat, kecuali sajak menyandingkan kesamaan antara vokal dan konsonan sementara ini hanya vokal.

  • The squeaky wheel gets the grease.
  • Try to fly the kite.
  • Drift off to sleep, my sweet

Bahasa Kiasan Dalam Bahasa Inggris, Emang Ada? Cek Yuk !!

9. Onomatope (onomatopoeia)

Perangkat suara figuratif lainnya adalah onomatopoeia, yaitu saat Anda memanggil sesuatu dengan suara yang dihasilkannya.

  • I could hear the birds chirping.
  • People oohed and aahed at the firework display.
  • Get ready to rev your engines.

10. Aliterasi (Alliteration)

Satu perangkat bunyi terakhir yang juga berfungsi sebagai perangkat kiasan adalah aliterasi . Teknik sastra ini menggunakan penjajaran konsonan yang terdengar mirip untuk membuat kalimat yang lebih kuat dan mudah diingat, menjadikannya cara yang bagus untuk menarik perhatian pembaca Anda.

  • He was busy as a bee back there.
  • Jack jumped just in time.
  • Do you prefer pink or purple peonies?

Baca juga : 20 Contoh Idiom Bahasa Inggris yang Sering Digunakan Bertema Lucu !!

11. Klise (cliche)

Dalam bahasa Indonesia, kalimat klise bisa juga diartikan semacam basa-basi. Contohnya, ketika ada teman yang dirundung duka, kita terbiasa mengucapkan “Semua pasti ada hikmahnya”. Hal tersebut memang bisa dibenarkan, akan tetapi, karena terlalu sering digunakan dan populer, kalimat tersebut jadi terkesan tidak lagi penting seperti basa basi, sehingga tidak lagi dapat menghibur pendengarnya.

  • They were joined at the hip.
  • Let’s bury the hatchet.
  • It cost me an arm and a leg.

12. Simbolisme (symbolism)

Yang terakhir adalah simbolisme , yaitu ketika satu objek atau konsep menggantikan yang lain, biasanya sebagai sarana untuk “menunjukkan, bukan memberi tahu” dengan tulisan kita.

  • The color red to symbolize danger.
  • A four-leaf clover to symbolize luck.
  • A swan to symbolize beauty.

Penutup

Nahh, jadi gitu yah temen temen bahasa Inggris itu luas ga cuma bahasa Indonesia aja yang memiliki beberapa seni dalam kebahasaan, bahasa Inggris juga ada. Yuk perlajari lebih banyak bareng Mr.Bob Kampung Inggris, cukup 2 minggu aja kamu bisa terdongkrak pede ngomong Inggrisnya, see you byebyeee!! (uncle)

Leave A Reply

Your email address will not be published.